Homepage
 
Pencarian
Indonesia
Siaran Berita Lokal 
Siaran Berita Lokal Juni 2008
Menjangkau potensi Indonesia melalui Ericsson Communication Expander

Ericsson kembali akan menggelar seminar untuk mengulas peluang untuk meraih potensi yang lebih luas di tengah pasar yang semakin kompetitif pada industri telekomunikasi bergerak di Indonesia. Seminar yang bertema ‘capturing the full potential of Indonesia’ akan berlangsung pada hari Kamis, 12 Juni 2008, di Ballroom hotel JW Marriot Jakarta. 

Seminar Ericsson Communication Expander akan menampilkan para pembicara yang antara lain Linda Ekener Mägi dari unit bisnis Network (BNet), yang akan mengantarkan topik ‘Opportunities to capture the full potential of low income segment’ dan’ How to build a business case on addressing low income segment’. Christian Hedelin, Head of Strategy Ericsson Market Unit SEA, yang akan menampilkan topik ‘Providing broadband affordable for the low income segment’. Sementara Rahmadi Mulyohartono, EID/SC (Acting)VP, Network&Multimedia PT Ericsson Indonesia, akan membawakan topik ‘Sustainable energy use in mobile communications’ Serta Johan Hallerfors, Vice President Multimedia PT Ericsson Indonesia, membawakan presentasi dengan tema ‘Growing top line with innovative charging and advertising schemes’

Saat ini terdapat hampir 3 milyar pelanggan komunikasi bergerak secara global dan akan meningkat menjadi 5 milyar pada tahun 2012. Indonesia dengan jumlah populasi 232,9 juta penduduk pada tahun 2007[1] dan penetrasi pasar komunikasi bergerak sebesar 40% , serta tingkat Average Revenue Per User (ARPU) U$6 per bulan[2], menjadikannya sebuah negara dengan pangsa pasar komunikasi bergerak yang sangat potensial dan sekaligus menjadi tantangan bagi para penyedia layanan telekomunikasi bergerak.

Komunikasi bergerak mempunyai dampak positif sosial ekonomi, baik pada tingkatan mikro maupun makro. Pada tingkatan mikro, komunikasi bergerak dapat meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kesempatan kerja, pendapatan individu, membangun jaringan sosial yang lebih kuat, meningkatkan keamanan dan mengurangi kebutuhan untuk berpergian. Sementara itu pada tingkatan makro, komunikasi bergerak akan meningkatkan efisiensi, memungkinkan pembangunan teknologi untuk wilayah pedesaan, merangsang pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) dan mendorong perkembangan sosial secara keseluruhan.

Akses komunikasi yang lebih baik akan dapat membantu mengangkat pertumbuhan ekonomi sebuah negara, dengan merangsang terciptanya peluang bisnis serta pendapatan. Fakta baru-baru ini mengungkapkan bahwa penurunan tarif telepon selular dan peningkatan jumlah pengguna telepon bergerak yang signifikan di Indonesia, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) telah memberikan sumbangan terbesar terhadap deflasi di bulan April 2008 sebesar 0,21 persen.

Bengt Thornberg, Presiden Direktur, PT. Ericsson Indonesia, mengatakan ‘Solusi Ericsson Communication Expander memungkinkan para operator untuk memenuhi tantangan tersebut. Untuk melayani pertumbuhan pelanggan dengan pendapatan yang rendah dan di saat yang sama meningkatkan penggunaan dikalangan pelanggan baru ataupun yang telah ada di tingkat pendapatan yang lebih tinggi.’

Dalam memenuhi peningkatan jumlah pelanggan dan memperluas wilayah cakupan, solusi Ericsson Communication Expander dapat meminimalkan waktu, investasi dan berbagai resiko bagi para operator untuk meraih potensi pada pertumbuhan pasar yang tinggi, melalui tiga cara kunci, sebagai berikut:

Mendorong bisnis dari aset yang sudah ada
Dengan memaksimalkan penggunaan jaringan – membuat aset yang telah ada bekerja secara maksimal – operator dapat meningkatkan keuntungannya melalui area jangkauan yang telah ada.

Kebutuhan dasar konsumen adalah sama, akan tetapi model bisnis untuk meraih konsumen tersebut sangat beragam. Solusi revenue management dibutuhkan untuk memungkinkan para operator untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda-beda dengan menawarkan berbagai variasi paket berlangganan.

Tantangan utamanya adalah untuk membidik segmentasi yang memiliki pendapatan rendah, namun di saat yang sama harus mampu mempertahankan pelanggan dengan ARPU yang lebih tinggi. Ini dapat dicapai melalui empat cara kunci, yaitu : dengan memiliki merek yang berbeda untuk setiap segmentasi konumen; dengan memiliki model harga yang berbeda untuk setiap segmentasi; kemudian dengan mengatur tingkat kualitas yang berbeda; dan menawarkan distribusi layanan yang berbeda serta tingkat layanan pelanggan.

Membangun peluang baru, komunikasi bergerak membantu menumbuhkan bisnis mikro 
Penelitian yang dilakukan oleh Ericsson Consumer Lab menunjukkan bahwa pada pasar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi ditemukan fakta bahwa telepon bergerak sebagai sesuatu yang sangat penting sama halnya dengan berintvestasi untuk masa depan.

Survei yang dilakukan oleh Ericsson Consumer Lab juga menunjukkan bahwa pengguna di segmentasi pendapatan rendah bersedia membelanjakan porsi pengeluaran di atas pendapatan mereka – 5 sampai 20 persen – pada komunikasi bergerak, karena akan membuka peluang pendapatan baru, terutama untuk wira usaha dan bisnis mikro. Memberdayakan layanan komunikasi akan memungkinkan komunikasi bergerak, termasuk di dalamnya akses informasi, untuk melakukan berbagai transaksi finansial dan melakukan pembayaran dengan transfer airtime.

Melalui teknologi GSM, juga terdapat beberapa keuntungan sosial ekonomi, seperti diantaranya para pengguna dapat memiliki akses pita lebar yang terjangkau untuk menjelajah ke Internet.

Enhanced Data rates for Global Evolution (EDGE) yang telah menjadi sebuah kapasitas standar bagi telepon GSM dan WCDMA, merupakan sebuah potensi bisnis yang sangat menarik, yaitu melalui penggunaan teknologi EDGE untuk menyediakan layanan Internet berbagi untuk daerah pedesaan. Ericsson EDGE memiliki kecepatan 250kbit/s dengan 150ms waktu penundaan (latency)- cukup baik untuk menjalankan hampir semua aplikasi pita lebar bergerak untuk saat ini. Namun, sebentar lagi evolusi EDGE akan meingkatkan kecepatan hingga 1Mbit/s dengan waktu penundaan (latency) dibawah 100ms.

Menambahkan material tambahan untuk jaringan seiring dengan pertumbuhan pendapatan
Pada pasar dengan pertumbuhan yang tinggi, sangatlah penting jaringan bergerak dapat diukur untuk memenuhi permintaan hemat biaya yang terus meningkat, dan ini artinya merancang dan membangun sebuah jaringan yang menyediakan Total Cost of Ownership (TCO) terendah sejak awal.

Seiring dengan berkembangnya jumlah pengguna, cakupan aplikasi dan volume lalu lintas, para operator ingin dapat membangun jaringannya, baik untuk wilayah perkotaan dan pedesaan- yang dapat menghasilkan pendapatan pada layanan-layanan yang disediakan untuk segmentasi berpendapatan rendah.

Para operator memiliki peluang untuk melakukan lompatan teknologi dengan menggunakan teknologi terbaik, berbasis teknologi IP. Disamping mereka juga dapat memilih apakah akan mengembangkannya, membeli atau menyewa peralatan serta aplikasi yang sesuai dengan model bisnis mereka.

Biaya peralatan hanya sebagian kecil dari biaya operasional total jaringan, sementara itu konsumsi tenaga juga merupakan bagian yang sangat signifikan. Oleh sebab itu sangatlah penting untuk merancang dan mengembangkan jaringan yang hemat energi sebagai penyumbang kunci bagi TCO yang rendah.

Ini hanya dapat dicapai melalui penggelaran arsitektur jaringan yang ramping, yang dapat menyediakan jangkauan, kapasitas dan kualitas suara yang diinginkan. Dengan memperkenalkan berbagai solusi ke dalam jaringan inti, biaya operasional akan dapat dikurangi hingga 50 persen. Solusi jangkauan radio yang baik akan dapat mengurangi jumlah BTS di daerah pedesaan hinga 30-50 persen dan akan turut mengurangi jumlah konsumsi tenaga 10 persen melalui efisiensi jaringan. Termasuk pula dapat mengurangi biaya transportasi dan kunjungan ke BTS, konsumsi energi dapat dikurangi hingga setengahnya.

Pada tahap selanjutnya adalah menggelar peralatan radio yang hemat energi untuk mengoptimalisasikan operasi di setiap BTS, yang juga membuka peluang untuk menggunakan sumber energi alternatif. Konsep ‘main remote’ dapat memangkas 2/3 tenaga. Cara lain dalam mengelola peralatan radio untuk mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan adalah untuk menggunakan model standby pada saat periode tidak sibuk. Ericsson menyediakan solusi teknik dan layanan secara professional untuk memastikan operasi minimal dan usaha pemeliharaan sejak awal.

Dengan menggelar berbagai solusi yang telah dipersiapkan untuk teknologi masa depan, para operator beralih ke pasar yang lebih mapan melalui solusi yang terbaik. Pendekatan Ericsson adalah dengan menggunakan teknologi terkini dan skala efisiensi yang luas. Solusi kami dipersiapkan untuk kebutuhan masa depan, memungkinakan para operator untuk meningkatkan jaringan suara melalui kemampuan data berbasis EDGE, seperti halnya meningkatkan pita lebar bergerak berbasis HSPA. Ini akan menjadi sangat bernilai di pasar dengan jaringan infrastruktur tetap.

Ericsson adalah pemimpin dunia untuk penyedia teknologi telekomunikasi dan services bagi para operator. Pemimpin pasar dalam teknologi bergerak 2G dan 3G, Ericsson memasok layanan komunikasi dan pengelolaan jaringan yang melayani lebih dari 185 juta pelanggan. Portfolio perusahaan meliputi jaringan infrastruktur bergerak dan tetap, solusi pita lebar bergerak serta multimedia bagi para operator, perusahaan dan pengembang. Perusahaan patungan Sony Ericsson menyediakan perangkat bergerak yang kaya akan fitur-fitur pribadi kepada para konsumen.

Ericsson terus bergerak maju untuk mewujudkan visinya "komunikasi untuk semua" melalui inovasi, teknologi dan solusi bisnis yang berkelanjutan. Berada di 175 negara, lebih dari 70.000 karyawan telah menghasilkan pendapatan USD 27.8 milyar (SEK 189 milyar) pada tahun 2007. Didirikan pada tahun 1876 dan bermarkas besar di Stockholm, Swedia, Ericsson terdaftar pada pasar saham Stockholm, London dan NASDAQ

Informasi lebih lanjut silakan kunjungi: www.ericsson.com atau www.ericsson.mobi.

UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT HUBUNGI

Hardyana Syintawati

Vice President Communications,

PT Ericsson Indonesia

Tel.: 769 2222,

Fax: 769 7288

E-mail: press.relations.w@ericsson.com

Tentang Ericsson Communications Expander
Portfolio Ericsson Communications Expander antara lain solusi GSM/EDGE yang dapat mengurangi total cost of network ownership para operator. Jangkauan hemat biaya dan kapasitas, dengan gelaran jaringan yang cepat dan jaringan sederhana, adalah kunci untuk menjawab segmentasi pelanggan dengan daya beli rendah menjadi lebih menguntungkan. Solusi Communications Expander dapat diukur dan fleksibel, memungkinkan ekspansi kapasitas jangka panjang seiring dengan meningkatnya permintaan.

[1] Data Badan Pusat Statistik Indonesia 2007

[2] Indonesia’s mobile operators annual report 2007